Polisi Tembak Ditempat 3 Pelaku Curanmor yang Beraksi di Surabaya

Polisi Tembak Ditempat 3 Pelaku Curanmor yang Beraksi di Surabaya

 http://harian44.blogspot.com/



Harian44 -Baru-baru ini polisi kembali menindak dengan tegas pelaku kejahatan jalanan yang sering meresahkan masyarakat di kota surabaya. Polisi menembag setidaknya tiga pelaku curanmor asal Jember karena pelaku sempat melakukan perlawan terhadap petugas saat akan ditangkap.
Ketiga pelaku yang berinisial IE, SR dan SE. Pelaku diamankan oleh petugas kepolisian di kawasan Dharmahusada, Surabaya. Akan tetapi, ketika curanmor itu hendak ditangkap, mereka justru melakukan penyerangan terhadap petugas yang hendak menangkap mereka., dengan menggunakan senjata samurai yang sangat tajam. sebut polisi,.

"Sehingga pihak kepolisianpun melakukan tindakan tegas dengan menembali curanmor menggunakan timah panas di tubuh mereka ber 3," ujar Iptu Bima Sakti, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, seperti dikutip dari Harian44., Minggu (14/7/2019).

Ketiga pelaku ini menggunakan sarana mobil dengan menelor tempat-tempat kos-kosan. Komplotan ini sering mengincar sepeda motor yang sedang terparkir di halaman. Bahkan dari catatan kepolisian, komplotan ini sudah 10 kali melakukan aksinya.


"Dalam melakukan aksi di lokasi tempat kos, mereka bisah langsung mengambil tiga hingga empat motor," tutur dia.

Kepolisian Surabaya, Komisaris Besar Polisi, Sandi Nugroho menuturkan, Bahwa Fanani adalah pelaku jambret yang sangat sadis dalam melakukan aksinya yang sudah beberapa kali menjambret di Surabaya.

"Pelaku mempunyai kelompok. Mereka menunggu korban yang melintas di jalan. Tidak memili-mili apakah itu perempuan, tua atau muda, pokoknya langsung ditarik tasnya. Yang jelas kalau korbannya melawan dia tidak segan-segan melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam. Sekalipun korban yang ditarik itu jatuh ke aspal, dia tidak peduli," tutur Kombes Pol Sandi, seperti dikutip dari SuaraSurabaya.net.

Saat polisi menangkap sang pelaku polosi pun  mengungkapkan bahwa, polisi menemukan puluhan kartu ATM, tas, buku tabungan dan jam tangan hasil dari kehajatan pelaku selama ini.

Sebelumnya, polisi yang hendak menangkap sang pelaku polisi pun sempat melontarkan tembakan ke udara sebanyak dua kali. Akan tetapi, pelaku malah menyerang polisi yang hendak menangkap sang pelaku dengan menyabetkan senjata tajam pada petugas.

"Sangat disayangkan, ketika pelaku hendak ingin ditangkap polisi, ia pun melawan petugas sehingga kami tindak tegas sebagai bukti, apa yang sudah disampaikan di awal, pelaku kejahatan di Surabaya untuk tidak melakukan kejahatan di kota Surabaya," ujar dia.

Kombes Pol Sandi menuturkan akan terus menindak tegas bagi para pelaku kejahatan yang beroperasi di Surabaya.

 http://loginpokerjingga.com/register.php