Harian44 - Adanya kebakaran dua unit bangunan rumah dan juga toko yang terdapat di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang telah menewaskan dua orang anak pada hari Minggu kemarin, tanggal 2 Juni pada sore hari.
Manajer Pusdalpos yang bertugas di Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) di Kota Medan M.Yusuf telah mengatakan bahwa korban yang tewas itu, yakni Yosafat Silaban yang berumut 7 tahun dan Steven Silaban berumur 6 tahun.
Kedua orang korban tewas ini, menurut dia adalah kakak beradik. Mereka tidak dapat diselamatkan karena pintu rumah atau toko (ruko) terkunci.
Ia menyebutkan pada saat api berkobar kedua korban diduga juga sedang terlelap tidur plas udi rumah, sedangkan orang tuanya sudah pergi telah meninggalkan rumah.
Baca Juga : Kepergian Ibu Ani Yudhoyono, Rumah Duka Dijaga Oleh 400 Polisi
Seorang warga yang tinggal sana bernama Wandi (36) menyebutkan bahwa pada awalnya pemilik ruko itu pergi beribadah ke gereja. Namun, dikarena kedua anaknya sedang tertidur, jadi mereka mengkunci pintu tersebut dari dalam rumah.
Naas waktu tidak berpaling, tidak lama kemudian ditinggal orang tuanya, tiba-tiba muncul begitu saja percikan api yang langsung melahap seisi ruko dan merembet ke ruko rumah warga lainnya.
Untuk meredakan si jago merah tersebut, menurut dia petugas kebakaran Pemkot Medan dibantu oleh warga sekitar yang terpaksa menjebol pintu samping dan belakang ruko.
"Petugas pemadam kebakaran meringsek langsung masuk ke dalam, dan sudah ada kedua korban yang masih anak-anak tersebut sudah terkapar dan tidak bergerak," ujarnya.
Sementara, personel dari tim Polsek Percut Sei Tuan sedang melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran yang diduga hanya karena hubungan arus pendek.

