Harian44 - Rumah duka mantan istri presiden kita yang bernama ibu Ani Yudhoyono di Puri Cikeas Bogor dijaga ratusan aparat keamanan, dari hari Sabtu tanggal 1 Juni kemarin hingga Minggu ini tanggal 2 juni. Pada pukul 8 pagi hari ini pendopo Puri Cikeas memang dibuka umum untuk masyarakat yang ingin melayat dan memberi penghormatan terakhir untuk ibu Ani.
Dilaporkan pada kantor berita Antara, di Polda Jabar menurunkan sebanyak 400 personel ke Puri Cikeas Bogor.
"Agar tidak terjadi penumpukan pelayat yang akan melaksanakan takziah ke rumah duka tersebut atau pemakaman almarhum ibu Ani Yudhoyono," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi.
Pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada rumah dukanya tetapi juga ada beberapa titik lain yang akan dilewati pelayat menuju rumah duka. Untuk itu termasuk polisi yang akan mengawal jenazah istri Presiden ke-6 Republik Indonesia yaitu Pak Susilo Bambang Yudhoyono, ke TMP Kalibata.
"Ini bentuk penghormatan dari pada anggota Polri kepada almarhum Ibu Ani Yudhoyono," kata Rudy petugas kapolda setempat.
Baca Juga : Puncak Arus Mudik Pada Lebaran Tahun 2019
Pendopo Puri Cikeas di mana jenazah Ibu Ani disemayamkan unutk sementara untuk memulai dibuka. Masyarakat berdatangan dan memberi penghormatan terakhir mereka untuk Ibu Ani, baik yang kenal dan maupun yang pernah bertemu secara langsung maupun yang hanya sekadar tetangga dan tak pernah berjumpa.
Sejumlah tokoh pun juga menghadiri rumah duka tersebut, termasuk Ketua MPR RI Zulkilfi Hasan, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, musisi/politikus Dwiki Dharmawan, serta politisi Yusril Ihza Mahendra.
Masyarakat yang telah diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada ibu Ani di Puri Cikeas sampai pukul 12.00 siang. Setelah itu jenazah akan didoakan beserta diupacarai, sebelum diberangkatkan untuk dikebumikan di TMP Kalibata, yang sudah dijadwalkan pada pukul 13.30 WIB.
Ani meninggal di National University Hospital tepatnya di Singapura, pada hari Sabtu tanggal 1 juni kemarin pada pukul 11.50 waktu setempat. Jenazah Ani dipulangkan ke Indonesia yaitu pada malam tadi, lewat Halim Perdanakusumah.

