Gaya Main MU Dikritik, Mourinho: Sepakbola Indah Tak Selalu Menang

Gaya Main MU Dikritik, Mourinho: Sepakbola Indah Tak Selalu Menang
http://harian44.blogspot.com/

 Ajax Amsterdam mengkritik habis gaya bertahan Manchester United di final Liga Europa. Tapi Jose Mourinho tak peduli karena yang penting adalah trofi juara.



Pada pertandingan final yang dihelat di Friends Arena, Solna, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB, MU menang dua gol tanpa balas atas Ajax lewat gol-gol Paul Pogba serta Henrikh Mkhitaryan di masing-masing babak.

Meski demikian MU yang notabene punya tim satu-dua level di atas malah ditekan sepanjang pertandingan oleh Ajax yang mayoritas berisi pemain muda.

Ajax menguasai pertandingan dengan 69 persen ball possesion dan membuat 17 attempts meski hanya tiga yang on target. Sementara MU yang lebih banyak menunggu di belakang justru sukses membuat dua gol dari total empat attempts on target sepanjang 90 menit.

Hal ini lantas membuat pelatih Ajax, Peter Bosz, kecewa berat dengan gaya main MU yang membuat pertandingan berjalan membosankan.

Dikritik oleh rivalnya, Mourinho seperti biasa selalu punya "tameng" untuk menangkis. Untuk kali ini, pria asal Portugal itu menyebut kemenangan lebih penting dari sekadar memainkan sepakbola indah.

"Kami selalu berpikir bisa memenangi Liga Europa dan kami sangat bahagia. Kami bermain cerdas, kami melakukannya dengan nyaman. Kami lebih tangguh dari mereka," tutur Mourinho kepada BT Sport.


www.pokerjingga.org
"Jika Anda ingin terus menekan sepanjang pertandingan, Anda tidak akan bermain umpan pendek. Jika Anda kuat di udara maka mainkan bola-bola panjang. Memang banyak permainan indah dalam sepakbola tapi itu tak selalu mendatangkan banyak trofi," sambungnya.

"Kami tahu di mana keunggulan mereka dari kami, kami tahu di mana keunggulan kami, kami coba mengatasi keunggulan mereka dan mengeksploitasi kelemahannya. Kami melakukannya dengan baik sejak awal dan kami pantas mendapat trofi ini."