Operasi Zebra, Polisi
Juga Tindak Sopir yang Tak Gunakan Seat Belt
Polisi Metro Satlantas Metro Jakarta Pusat menabrak dua roda
yang melewati jalur cepat Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat. Tak hanya
kenajisannya, polisi juga menangkis pengendara roda empat yang tidak
menggunakan sabuk pengaman (seat belt) untuk keselamatan pengendara.
Pemantauan detikcom, di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih,
Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017), sekitar pukul 09.46 WIB, polisi menyisir
pengendara empat roda yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Seorang pengendara
dihentikan oleh petugas.
"Mas siang yang baik, sabuk pengaman harus digunakan
untuk keamanan," kata petugas polisi, Brigadir Rudi di lokasi.
"Saya rasa hanya di tol aja pakai sabuk pengaman,"
kata sopir Lukman.
Tak hanya Lukman, Brigadir Rudi juga menepis kendaraan roda
empat lainnya. Sujana, seorang pengendara mengaku istrinya lupa menggunakan
sabuk pengaman setelah dari pom bensin.
"Selamat pagi ayah, harus pakai ikat pinggang ya pak.
Sisi penunggang yang tidak digunakan juga harus digunakan," pesan Rudi.
"Setelah bensin, dia lupa," kata Sujana,
"kalau banyak wanita dilupakan.
Ada juga supir yang dipecat karena menggunakan ponsel
(handphone) saat mengemudi. Rudi menolak Waode saat menggunakan ponselnya dan
tidak menepi.
"Biar ibu tunda dulu, sangat dilarang bu.Ket ganggu
konsentrasi," kata Rudi ke Waode.
"Ya, anak saya sakit muntah, karena nelponnya pas
jalan, jadi saya angkat pak dulu," kata Waode.
Roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman baik
pengendara atau penumpang akan dikenakan Pasal 289 pada penggunaan sabuk
pengaman baik pengemudi maupun penumpang disamping dengan denda maksimal Rp 250
ribu.
Sementara pengendara yang menggunakan ponsel saat mengemudi
akan dikenai pasal 283 karena mengganggu konsentrasi dan dikenakan denda
maksimal Rp 750 ribu.